Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Mohammad Syafii mengatakan saat ini tim memprioritaskan evakuasi korban sebelum mencari tahu penyebab kapal Virgo tranport 8 hilang kontak hingga terbalik.

Syafii menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers pada Minggu (13/9) sore.

"Bahwa terkait dengan penyebab dan juga rekomendasi apa yang akan diberikan, tentunya itu masih nanti setelah investigasi KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi)," ujar dia.

Selain itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang hadir di lokasi juga menggemakan narasi serupa. Dia mengatakan tak ingin menyimpulkan sejak dini penyebab insiden yang menimpa kapal Virgo.

Dudy mengatakan dari informasi yang didapatkan tim, kapal tersebut terbalik dan belum tenggelam saat ditemukan.

"Dari informasi yang kami dapatkan dari helikopter kalau saya tidak salah, itu terbalik, belum tenggelam. Kondisi kapal pada saat itu, kalau saya tidak salah, itu kondisi kapal terbalik," kata dia.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, Syafii mengatakan kapal mengalami perubahan center of gravity (CG). CG atau titik berat kapal adalah satu titik pusat di mana seluruh berat dan muatan kapal bertumpu.

Sebelum mengalami perubahan tersebut, kapal sudah melapor ke perusahaan telah menghadapi cuaca tak baik.

"Kemudian beberapa jam berikutnya dilaporkan bahwa kondisi kapal mengalami perubahan center of gravity atau ada kemiringan dari pihak kapal," jelas Syafii.
"Dan pada saat itu dibroadcast bahwa kapal membutuhkan bantuan," imbuhnya.

Hingga saat ini, operasi pencarian dan penyelematan korban masih berlangsung. Per pukul 17.00 WITA, tim berhasil mengevakuasi 113 orang termasuk enam meninggal dunia. Salah satu kapal yang turut membawa korban selamat sudah tiba di pelabuhan di Banjarmasin pada petang tadi.

Sebelumnya, kapal Virgo dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA usai menghadapi cuaca buruk. Basarnas Banjarmasin menerima laporan sekitar pukul 04.10 WITA.

Kemudian pada pukul 04.30 WITA, kantor SAR mengerahkan tim dan peralatan untuk operasi pencarian serta penyelamatan. Namun, dari lokasi tim SAR menuju titik lokasi terakhir kapal membutuhkan waktu sekitar enam jam.